Munas Alim Ulama dan Konbes Nahdlatul Ulama

Selamat dan Sukses Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama pada 24-26 November 2017 di Islamic Center Lombok, NTB.

Selamat Hari Santri Nasional

Selamat Hari Santri Nasional 2017. Santri Mandiri, NKRI Hebat. Santri NUsantara.

Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

Mari tumbuhkan sikap terpuji dengan meneladani akhlak Nabi.

Revolusi Digital NU

Semoga dengan diluncurkannya layanan digital ini dapat memenuhi kebutuhan umat di era serba digital.

Hari Santri Nasional

Keluarga Besar Pondok Pesantren Nurul Ulum mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional. Santri Mandiri, NKRI Hebat.

Tampilkan postingan dengan label Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sehat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Bahayanya Si Keriting, Mie Instan


Sahabat Buletin Santri, tahukan Kamu bahaya apa saja yang mengintai saat Kamu terlalu sering mengkonsumsi si keriting ini? Resiko mulai dari kegemukan bahkan kematian akan terus mengintai bagi mereka pengkonsumsi mie yang terlampau sering.
Mie instan pasti bukan hal yang asing lagi ditelinga kita. Terlebih buat Kamu yang berada jauh dari keluarga dan terlebih lagi pas akhir bulan dompet menipis dan kiriman belum dateng. Iyap, mie instan pasti teman paling setia saat kayak gini.
Nah, di sini Sahabat Buletin Santri akan tahu apa saja sih, bahaya mengkonsumsi junk food ini? Mie instan yang cukup akrab dengan kita ini merupakan makanan sampah (junk food). Hal ini karena pada mie instan mengandung cukup tinggi karbohidrat dan juga lemak jenuh. Dalam mie instan tidak dilengkapi kandungan lain seperti serat, proten ataupun vitamin. Tentu saja ini membuat mie instan sangat tidak baik jika dikonsumsi setiap hari.
Selain itu, kandungan sodium yang terlalu tinggi pada mie instan akan menyebabkan tubuh kita beresiko terkena penyakit jantung. Salah satunya yang cukup sering terjadi karena efek sodium ini adalah darah tinggi.
Tidak hanya darah tinggi, bahkan lapisan lilin pada mie instan yang membuat mie tidak lengket dan tidak menggumpal sangat sulit sekali dicerna oleh tubuh, setidaknya membutuhkan waktu 3 hari untuk mencerna dan membuang lilin ini. Jika Kalian mengkonsumsi mie instan setiap hari, sudah dapat dibayangkan lilin tersebut pasti menumpuk di dalam tubuh kita.
Ingat Sahabat Buletin Santri, selain dilapisi lilin, bumbu pada mie instan banyak sekali mengandung MSG atau monosodium glutamat. Dua bahan ini diperkirakan dapat memicu timbulnya sel kanker.

Sampai jumpa...

Minggu, 26 Maret 2017

Madu, Solusi Alami Atasi Jerawat




Sejak jaman dahulu, mengkonsumsi madu dipercaya banyak memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Seiring perkembangan jaman, kini madu tidak hanya dipercaya berperan dalam kesehatan tetapi juga dapat mempercantik bagian tubuh seperti kulit dan rambut. Bagi kulit, madu berkhasiat melembabkan dan mencerahkan kulit. Selain itu, madu populer digunakan untuk menyembuhkan jerawat secara alami.

Kali ini, akan dibahas bagaimana cara menghilangkan jerawat dengan madu. Mari disimak langkah-langkah nya di bawah ini. Namun, perlu diingat !!! Sebelum menggunakan madu, pastikan hanya madu asli yang Sahabat Buletin Santri gunakan.

Berikut beberapa cara membedakan madu asli dengan palsu (campuran). Boleh pilih salah satu metode saja. Tapi bila ingin lebih yakin, bisa diuji dengan beberapa metode berikut:

1.      Perhatikan kemasannya, madu yang asli tidak ada masa expirednya. Jika ada, kemungkinan madu tersebut telah dicampur bahan lain.

2.      Tuangkan madu ke dalam air di dalam gelas. Jika madu tenggelam ke dasar gelas, itu berarti asli. Sebaliknya jika bercampur dengan air, berarti madu tersebut bisa jadi telah dioplos (ditambahkan) air.

3.      Celupkan ujung korek api pada madu, lalu coba nyalakan api dengan menggesekan korek yang telah anda celupkan ke madu tersebut. Jika korek tersebut bisa menyala, maka madu tersebut asli. Sebaliknya jika tidak bisa menyala, maka madu tersebut palsu. Korek tidak menyala karena korek tersebut basah, terkena air yang dicampurkan dalam madu tersebut.

4.      Walaupun dimasukan ke dalam freezer, madu yang asli tidak akan membeku.

5.      Campurkan madu dengan kuning telur, jika menggumpal berarti madu tersebut asli, karena madu itu bersifat asam, sedangkan telur merupakan protein. Protein bercampur asam maka akan menggumpal, atau dalam istilah kimia nya disebut ter-koagulasi.

Setelah, belajar bagaimana cara membedakan antara madu asli dan palsu, berikut ini manfaat madu untuk kulit. Kandungan madu berupa asam nukleat, DNA, RNA, dan juga antiboitik, jika diminum dapat menjaga vitalitas kulit, seperti menjaga kulit agar tetap halus, kencang, dan juga elastis. Sebagai obat luar, sifat dan zat yang terkandung di dalamnya mampu mengurangi peradangan (inflamasi), sebagai antiseptik untuk membunuh bakteri agar tidak bisa hidup, sehingga tidak terjadi infeksi, dan juga terdapat zat yang dapat merangsang sel kulit untuk beregenerasi, sehingga jaringan kulit yang rusak bisa berangsur pulih.

Nah, sekarang cara mengaplikasikan madu pada wajah. Untuk mengaplikasikan madu pada wajah Sahabat Buletin Santri bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

1.      Mula-mula, bersihkan wajah Anda dengan menggunakan air hangat, agar pori-pori terbuka. Sehingga kotoran yang masuk kedalam, lebih mudah keluar.

2.      Keringkan wajah dengan handuk/ tissue, sebaiknya ditepuk-tepuk, jangan digosok. Agar tidak meninggalkan kotoran yang menempel di kulit.

3.      Oleskan madu pada bagian wajah yang berjerawat, diamkan hingga mengering. Biasanya sekitar 10-15 menit.

4.      Setelah kering, bilas wajah anda dengan air hingga bersih, pastikan tidak ada lagi madu menempel di wajah anda.

5.      Lakukan hal ini secara teratur 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Itulah cara menghilangkan jerawat dengan madu. Tidak hanya mudah dan murah, cara ini alami dan juga cukup efektif dalam mengatasi masalah jerawat anda. Selamat mencoba!
 

Digigit Serangga ???, Ini Solusinya


Sahabat Buletin Santri, kalau Kamu banyak menghabiskan waktu di luar rumah, kamu mungkin pernah merasa terganggu oleh gigitan serangga yang bekasnya menyebabkan gatal, mungkin dari nyamuk atau chigger.

Berikut ini solusi dan tips-tips sederhana yang mudah ditemukan di rumah dan juga bisa dipakai untuk membantu meringankan gatal dan nyeri yang disebabkan oleh gigitan tersebut.

1.      Es Batu

Gunakan Es Menurut Ohio State University Extension, obat sederhana yang ada di rumah yang bisa digunakan untuk gatal yang disebabkan oleh gigitan serangga adalah batu es. Gunakanlah kompresan es pada gigitan serangga. Es dapat membantu mengurangi pembengkakan di sekitar gigitan, dan membantu untuk mematikan rasa dan mengurangi gatal di sekitar daerah gigitan tersebut.

2.      Jangan Menggaruk

Meskipun menggaruk bagian gatal akibat gigitan serangga mungkin terasa bisa mengurangi rasa gatal, namun hasil akhirnya bisa lebih membahayakan, bukannya membuat lebih baik. Menurut Tim Gibb, seorang entomologi diagnostik di Universitas Purdue, menggaruk gigitan dapat menyebabkan bekas gigitan itu menjadi terinfeksi. Hal ini dapat memperlambat waktu penyembuhan, membuat rasa gatal terasa lebih lama. Hal ini juga dapat menyebabkan perdarahan dan bekas pada luka.

3.      Cairan atau Krim

Oleskan cairan (lotion) calamine di bagian yang digigit serangga untuk menenangkan kulit dan mengurangi rasa gatal. Kita bisa menerapkan lotion ini sesering rasa gatal pada bekas gigitan. Krim hidrokortison juga bisa berfungsi sebagai anti-inflamasi, mengurangi kemerahan di sekitar gigitan sekaligus mengurangi rasa gatal juga.

4.      Antihistamin

Antihistamin mungkin bisa membantu. Antihistamin yang terdaftar oleh MayoClinic.com yang tersedia di pasaran antara lain diphenhydramine, chlorpheniramine maleat, loratadin atau cetirizine.

Itulah beberapa solusi untuk mengatasi gatal yang disebabkan oleh gigitan serangga. Sederhana dan mudah bukan?

Waspadai Hipertensi pada Wanita




Masih banyak orang yang menganggap bahwa hipertensi identik dengan pria. Padahal, pada usia 65 tahun ke atas, angka kejadian hipertensi pada wanita lebih tinggi daripada pria. Riset Kesehatan Dasar tahun (Riskesdas) 2013 mengungkap prevalensi hipertensi pada wanita mencapai 28.8 persen. Lebih tinggi dari pria yang bertengger di angka 22.8 persen. Angka perkiraan hidup kaum wanita yang lebih tinggi dari pria adalah salah satu faktor pendorongnya, selain faktor hormonal yang juga ikut berkontribusi.

Sahabat Buletin Santri, pakar hipertensi dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP(K), FIHA, FAsCC pada temu media dalam rangka simposium ke-11 Indonesian Society of Hypertension mengungkapkan, “Dalam kurun waktu antara tahun 2000-2025 dunia diperkirakan akan terjadi peningkatan prevalensi sebanyak 9 persen pada pria dan 13 persen pada wanita.” Peningkatan prevalensi ini harus diwaspadai karena hipertensi merupakan faktor risiko terpenting yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung-otak-pembuluh darah (kardio-cerebro-vaskular/ KCV). “Kematian di dunia,” tambahnya, “sebagian besar disebabkan oleh penyakit KCV, baik pada wanita maupun pada pria.”

Secara umum, hipertensi disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik antara lain adalah usia. Semakin tua seseorang, semakin berisiko terkena hipertensi. Pada umumnya, hipertensi berkembang di usia 35-55 tahun. Faktor genetik yang kedua ialah etnis. Menurut penelitian, etnis Amerika keturunan Afrika memiliki risiko tertinggi terkena hipertensi. Keturunan adalah faktor genetik yang terakhir. Beberapa peniliti meyakini bahwa 30-60 persen kasus hipertensi diturunkan secara genetik.

Berbeda dengan faktor genetik yang tidak dapat dimodifikasi, faktor lingkungan bisa dikendalikan oleh manusia. Yang termasuk faktor lingkungan di antaranya diet, obesitas, rokok, dan adanya penyakit lain. Diet yang dimaksud adalah terdapatnya asupan makanan dengan kadar garam tinggi. Seiring bertambahnya usia, kadar garam yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Obesitas atau kelebihan berat badan juga memicu terjadinya hipertensi. Sedangkan rokok memberi tambahan dengan peluang terjadinya jantung koroner. Ada pun penyakit yang potensial memicu terjadinya hipertensi adalah diabetes mellitus (DM) tipe 2. Tak tanggung-tanggung, peningkatan risiko akibat DM bisa mencapai 2 kali lipat.

Patut diketahui pula bahwa kehamilan, yang dialami oleh hampir seluruh wanita di dunia, juga dapat memicu hipertensi. “Hipertensi sebagai komplikasi pada kehamilan terjadi pada 7-9 persen kehamilan,” ujar dr. Arieska. “18 persen kematian ibu hamil,” lanjutnya, “disebabkan hipertensi pada kehamilan.” Oleh karena itu, penting bagi kaum wanita untuk mengontrol faktor-faktor lingkungan yang bisa dikendalikan agar terhindar dari hipertensi. Langkah konkretnya adalah mengurangi makanan dengan  kadar garam yang tinggi, mengendalikan berat badan, tidak merokok, dan rajin berolah raga. Bila perlu, meminum obat-obatan (herbal lebih baik) pencegah hipertensi juga bisa dilakukan.
 

Sabtu, 25 Maret 2017

Tips Sehat ala Rasulullah




Hidup sehat dalam menjalani hari-hari adalah dambaan setiap orang. Namun, kebanyakan orang-orang tidak melakukan gaya hidup yang benar dalam rangka mewujudkan dambaan mereka itu sendiri.

Pada dasarnya, gaya hidup seseorang menjadi faktor utama dalam menentukan kesehatan seseorang mulai itu dari hal-hal kecil yang biasa dilakukan sehari-hari sampai dengan hal besar yang juga sering kita lakukan.

Sahabat Buletin Santri, karena gaya hidup seseorang dapat mempengaruhi kesehatan, kebanyakan orang akan merubah pola gaya hidup mereka kearah yang lebih baik ketika telah terjadi sesuatu hal pada kesehatan tubuh mereka.

Untuk itu, saat ini tidak jarang kita dapati cara-cara yang ditempuh dalam rangka memperoleh kesehatan mulai dari diet menurunkan berat badan, latihan olahraga secara ketat, terapi kesehatan secara khusus sampai dengan mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka panjang.

Sebenarnya, cara-cara tersebut tidak menjadi hal utama dalam memperoleh hidup sehat jika saja sejak dini seseorang telah menerapkan pola dan cara hidup sehat dalam kesehari-harian mereka. Selain itu, anjuran medis kemudian menjadi alternatif pilihan mereka untuk mendapatkan kesehatan tubuh.

Namun, untuk umat muslim pola gaya hidup sehat sebenarnya telah tertuntun sejak Adanya Nabi Muhammad dan turunnya kitab Suci Al-Qur’an. Sehingganya kemudian banyak cendikia muslim dan ilmuwan muslim yang melakukan penelitian kesehatan dengan mengikuti cara hidup sehat ala Rasulullah SAW dan ternyata secara medispun semua pola hidup sehat ala Rasullah itu terbukti kebenarannya. Berikut 5 cara hidup sehat yang diterapkan Nabi Muhammad SAW dan terbukti ampuh dalam menjaga kesehatan seseorang.

1.      Duduk Saat Makan Dan Minum

Saat sedang makan atau minum, Rasulullah selalu duduk daam menjalaninya. Saat seseorang duduk, secara medis ternyata rongga dalam sistem pencernaan (perut) berbeda bila seseorang dalam keadaan posisi berdiri.

Rongga dalam sistem pencernaan menjadi lebih terbuka sehingga kemudian saat makanan atau minuman ditelan maka sistem pencernaan tubuh telah siap menerimanya. Ketika pencernaan makanan telah siap menerima maka tidak ada paksaan agar sistem pencernaan tersebut bekerja secara keras.

Berbeda bila makan dan minum dilakukan secara berdiri maka katub dalam sistem pencernaan belum sepenuhnya terbuka sehingganya ketika makanan atau minuman datang maka system pencernaan akan bekerja keras untuk mencernanya dan bila hal itu tarus berlangsung lama-kelamaan system pencernaan menjadi lemah sehingga kemudian menimbulkan gangguan-gangguan kesehatan pada seseorang.

2.      Rajin Melakukan Puasa

Dalam menjalani hidupnya, Rasulullah selalu melakukan Puasa Sunnah. Selain puasa Ramadhan umat muslim banyak yang melakukan puasa sunnah terutama pada hari Senin dan Kamis.

Bagi umat muslim, selain mendapatkan pahala ternyata secara medis pun puasa sangat berpengaruh penting bagi kesehatan fisik dan  psikologis seseorang. Saat berpuasa kinerja organ tubuh akan menjadi lebih rilek dan tenang sehingga emosi lebih mudah terkontrol dan pikiran jauh dari stress.

Dan secara kesehatan fisik, puasa akan mengontrol jumlah makanan dan minuman dalam tubuh menjadi lebih teratur dan tidak berlebih dengan demikian maka kinerja organ pencernaan pun akan berjalan seimbang.

3.      Makan Menggunakan Tangan Kanan

Walaupun semasa hidup Rasulullah Saw telah memiliki peralatan makan alami seperti bejana atau lainnya, namun saat makan Rasulullah saw selalu menggunakan tangan kanan dan hal ini menjadi sunnah yang banyak diikut umat muslim.

Perlu diketahui ternyata hasil penelitian medis, tangan kanan yang bergerak pada waktu makan syaraf otak kiri akan tetap bekerja dan selalu aktif. Hal ini berfungsi untuk melatih dan menjaga otak kiri menghasilkan pikiran yang tetap fokus dan selalu aktif.

4.      Keseimbangan Waktu Istirahat Tubuh

Secara medis, tubuh sangat dianjurkan untuk beristirahat secara cukup. Tahukah Anda ternyata Rasulullah telah menerapkan hal itu semasa hidupnya. Lalu bagaimana Rasulullah melakukannya? Setiap hari Rasullah Saw membagi waktu dalam aktifitasnya dan tetap memberikan keseimbangan agar tubuh tercukupi dalam beristirahat.

Nabi Muhammad SAW selalu membagi waktu menjadi 3 bagian, dimana 1/3 waktu dipergunakan untuk bekerja urusan dunia, kemudian 1/3 lagi digunakan untuk urusan akhirat (beribadah) dan 1/3 terakhir digunakan untuk beristirahat.

Dalam kajian medis tubuh membutuhkan waktu istirahat sebanyak 8 jam dalam sehari dan hal tersebut tentunya berasal dari 1/3 waktu beristirahat yang diterapkan oleh Rasulullah saw dalam keseharinya.

5.      Makan Sebelum Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang

Selain, mengkonsumsi makanan yang baik dan halal, Rasulullah telah memberikan teladan untuk hidup sehat dengan cara makan sebelum lapar dan berhenti sebelum perut kenyang. Hal ini berarti seseorang diharuskan untuk makan tidak secara berlebihan.

Secara medis hal ini ampuh dalam hal memelihara kesehatan organ pencernaan tubuh terutama lambung, dimana saat makanan dan minuman masuk secara berlebih maka organ perncernaan akan bekerja sangat keras untuk mencerna itu semua hal ini justru akan melemahkan kinerja sistem pencernaan tubuh dan akan menimbulkan penyakit dan gangguang kesehatan lainnya.

Itulah beberapa tips hidup sehat ala rasulullah. Wallahu a’lam bishawab.
 

Tim Redaksi Buletin Santri Nurul Ulum. Diberdayakan oleh Blogger.